Selain rasa kemanusiaan, Rauf mengatakan, para korban yang pekerjaannya sebagai pengais sampah itu punya peran besar membersihkan lingkungan Kota Kendari, hal itu juga jadi pertimbangan pemberian bantuan rumah bagi mereka.

Untuk diketahui, pembangunan rumah bagi korban kebakaran sebanyak 26 rumah dengan total anggaran sebesar Rp 4,5 miliar.

Sebelumnya, Kamis (9/6/2022) puluhan rumah warga di kawasan pemukiman di TPA Puwatu ludes dilalap api. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun puluhan rumah warga dengan konstruksi semi permanen rata dengan tanah. (A-Adv)

Penulis: Sumarlin

Editor: Kardin