Baca juga: Seorang Nelayan Ditemukan Meninggal di Perairan Cempedak

"Wewenang kami dari pihak rumah sakit hanya merawat korban, tapi menurut informasi yang saya dengar tadi Dinas kesehatan Buton telah menetapkan kejadian luar biasa atas kasus tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Buton AKP Dedi Hartoyo menjelaskan, proses hukum untuk tersangka kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

"Kasus tersebut masi lidik dan kami sementara menunggu hasil uji sampel makanan dari BPOM kendari," singkatnya.

Sebelumnya, korban keracunan massal di sebuah acara perkawinan di desa Galanti ini telah menelan satu orang korban.