Usai muntah, Amis kembali melanjutkan tidurnya. Pukul 06.00 Wita, ia terbangun dan menyampaikan telah buang air besar di celana. Saat itu pula, petugas piket lalu menghubungi istrinya untuk membantu membesihkan kotoran ditubuhnya.
"Istrinya tidak mau dan hanya menitipkan pakaiannya ke petugas piket. Amis pun membersihkan dirinya sendiri di kamar mandi," terangnya.
Baca Juga: Ditangkap Sehat, Pulang Jadi Mayat, Keluarga Mengadu ke Propam
Beberapa saat kemudian, Amis mengeluh sakit dan langsung tak sadarkan diri. Petugas Reskrim dan Provost lalu membawanya ke Rumah Sakit (RS) dr LM Baharuddin, sekira pukul 08.30 Wita.
"Setelah dilakukan penanganan medis, nyawanya tidak bisa terselamatkan," ungkapnya.
