Ia menduga terduga pelaku memiliki ketertarikan khusus terhadap anak-anak, dengan menjadikan anak-anak cantik sebagai target. “Dia suka sama anak-anak yang cantik,” tambahnya.
Modus yang digunakan terduga pelaku hampir serupa pada setiap korban, yaitu memberikan uang dan memperlakukan mereka lebih istimewa dibandingkan siswa yang lain.
Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, para korban dilaporkan mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Pihak pengacara mendesak agar proses hukum kasus ini dilanjutkan untuk memberikan efek jera pada terduga pelaku.
“Karena ini adalah perilaku menyimpang, maka harus ada putusan yang tetap supaya memberikan efek jera, sehingga kami berharap agar perkara ini dilanjutkan,” ujar Nash.
