Sebelumnya, saksi SM yang tinggal di Puuwatu, Kota Kendari, menceritakan bahwa ia sempat bertemu korban di Pelabuhan Nusantara. Tak lama setelah itu, saksi hendak pulang dan melihat korban tergeletak berlumuran darah.

SM melihat korban dalam kondisi sangat memprihatinkan, dengan beberapa luka pada tubuhnya, serta sudah tidak bernyawa. Kejadian ini terjadi di pinggir jalan, membuat warga sekitar geger.

Saksi lainnya, LH yang juga berasal dari Puuwatu, Kota Kendari, menceritakan bahwa ia melihat pelaku memegang parang dan mendekati korban yang terbaring bersimbah darah.

Menurut informasi yang didapatkan dari rekan korban, AS (45), seorang sopir rental pelabuhan yang tinggal di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, kronologi kejadian dimulai dari pelabuhan.

Awalnya, korban mengantar pelaku dari Pelabuhan Kapal Malam di Jalan Tinumbu, Kendari, ke RS Jiwa di Jalan Dr. Sutomo Nomor 29, Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Di sinilah pelaku meminta uang kepada korban.