MUNA, TELISIK.ID - Asikin, korban pembusuran yang terjadi pada malam Pilkada, 9 Desember, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Labuang Baji, Makassar, selama dua pekan.

Pria yang kerap disapa Ipang itu menghembuskan nafas terakhirnya, Kamis (24/12/2020) sekira pukul 11.30 Wita. Jenazah tiba di rumah duka di Jalan Ahmad Yani, sekira pukul 00.00 Wita.

Ipang alias Unu menjadi korban pembusuran pada malam Pilkada di Lorong Alfatah, Kecamatan Batalaioworu. Empat mata busur menancap di tubuhnya, satu ditangan, satu di kaki dan dua di dada. Dua mata busur berhasil dicabut di RS Raha. Kemudian, satu mata busur di bagian dada dicabut di RS Bahteramas, Kendari. Lalu, satunya di RS Labuang Baji, melalui operasi.

Selain terkena busur, Unu juga mengalami luka pada bagian wajah dan kepala. Usai menjalani operasi di RS Labuang Baji, kondisi ayah dua anak itu sempat membaik. Namun Kamis (24/12/2020), kondisinya drop hingga Unu tutup usia.  

Baca juga: Diprovokasi, Dua Tim Futsal di Kendari Saling Adu Jotos saat Tanding