KONAWE, TELISIK.ID - Warga Desa Ulu Lamokuni, Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe, yang menjadi korban angin puting beliung, hingga kini masih trauma.

Tak kunjung mendapat perhatian pemerintah, warga hanya bisa mengambil puing-puing atap yang roboh akibat tersapu angin puting beliung. Pelaksana Kepala Desa Ulu Lamokuni, Sumardin Baharudin, mengungkapkan, kini warganya yang terdampak bencana itu mesti mengungsi.

"Belum ada bantuan ataupun kunjungan dari pemerintah daerah atau dinas terkait. Selain itu korban yang rumahnya rusak berat harus rela mengungsi ke rumah tetangga untuk sementara waktu," ungkapnya, Jumat (28/2/2020).

Baca Juga : Kesaksian Kades Melihat Awan Hitam yang Merobohkan Rumah Penduduk

Saat ini warga terus bergotong royong membereskan beberapa rumah yang rusak tersapu angin puting beliung Rabu (26/2/2020) lalu, baik atap seng dan balok kayu.