“Israel mempunyai hak untuk membela diri. Saya rasa tidak ada seorang pun yang tidak setuju dengan hal itu. Namun apa yang mereka lakukan sekarang dengan cara yang tidak pandang bulu – mengebom kamp pengungsi, mengebom ambulans, membunuh ribuan pria, wanita dan anak-anak tak berdosa yang melanggar hukum internasional – sama sekali tidak bisa diterima. Ini harus dihentikan,” tuturnya dikutip dari Aljazeera.com.

Dia mencatat bahwa AS memberikan $3,8 miliar setiap tahun kepada Israel. AS merupakan sponsor terbesar di Israel bahkan sejak tahun 1961, AS secara konsisten menjadi pemasok senjata utama kepada Israel.

Baca Juga: 3 Kelompok Militan Timur Tengah yang Ikut Bantu Palestina

Menurut Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), dalam periode 2009-2020 lebih dari 70 persen senjata yang dibeli oleh Israel didatangkan dari Amerika Serikat.

Menurut laporan CAAT, beberapa perusahaan swasta AS yang terlibat dalam pasokan senjata ke Israel meliputi Lockheed Martin, Boeing, Northrop Grumman, General Dynamics, Ametek, UTC Aerospace, dan Raytheon. (C)