Sekali lagi, ia menegaskan bahwa tidak ada seorangpun massa aksi yang di bawah komandonya membawa senjata tajam tersebut.

“Sekali lagi, kalau ada yang tertangkap membawa senjata tajam, saya yakini 100 persen itu bukan dari kami, itu bukan dari massa 1812,” tegasnya.

Sebelumnya, aparat Kepolisian berhasil mengamankan salah satu pendemo yang membawa pedang saat melakukan aksi 1812 membela Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengakui ada pendemo yang membawa senjata tajam jenis pedang. Pendemo tersebut, kata Yusri, sudah diamankan bersama barang buktinya. (B)

Reporter: Rahmat Tunny