Korsel dicap tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan aksi para pembelot dan aktivis anti-Korut.

Baca juga: RSUD Gunungsitoli Tak Layani Rapid Test, Anggota DPRD Sumut: Biaya Rapid Test Gratis

Para pembelot dan aktivis telah mengirimkan selebaran yang berisi pesan-pesan kritis, soal Kim Jong Un dan hal-hal terkait pelanggaran hak asasi manusia ke perbatasan kedua Korea.

Mereka juga sering mengirimkan makanan, uang kertas US$ 1, radio mini dan stik USB yang berisi drama dan berita Korea Selatan.

Benda-benda itu biasanya dikirim dengan balon, agar bisa melewati perbatasan yang dijaga ketat atau dimasukkan ke dalam botol dan dialirkan melalui sungai.