Rasman Manafi mengajak, semua pihak terkait untuk memastikan variabel data yang diperlukan untuk kelurahan dan OPD masing-masing dapat dipahami dengan baik.

Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Sofyan Sjaf menambahkan, perspektifnya mengenai aplikasi teknologi yang digunakan. Terdapat 3 aplikasi yang akan digunakan untuk data presisi dan diharapkan dapat membantu monitoring dan evaluasi, memberikan landasan untuk kebijakan yang tepat sasaran sesuai dengan mandat konstitusi yaitu untuk mensejahterakan dan mencerdaskan bangsa.

“Ini sudah diterapkan di 15 provinsi, 7 kabupaten/kota kemudian dan hampir di 400 desa dan di Sulawesi Tenggara baru pertama kali untuk Perda. Dan sosialisasinya ini baru di Kolaka Utara dan Baubau,” tuturnya. (B)

Penulis: Elfinasari

Editor: Kardin