Menanggapi hal itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyampaikan bahwa pemerintah akan menanggapi kasus COVID-19 ini secara terukur dan tidak berlebihan.
"Kita harus mengatur ritmenya kapan harus injak gas kapan harus injak rem," kata Sulkarnain. (A)
Reporter: Ruliawan Putra Utama
Editor: Haerani Hambali
