KENDARI, TELISIK.ID – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, kembali dilanda bencana banjir yang disertai sedimen lumpur, terutama di wilayah Kelurahan Wua-Wua, Kecamatan Wua-Wua, pada Sabtu (30/11/2024).
Beberapa perumahan dituding menjadi penyebab banjir tersebut, di antaranya BTN Tapalosa, BTN Griya Mulya Tunggal, dan BTN Green Tunggala Indah.
Bencana ini memicu reaksi keras dari NGO Celebes Conservation Center (CCC) yang menuding sejumlah developer perumahan sebagai penyebab utama terjadinya banjir.
Menurut Kabid Riset dan Advokasi CCC, Andi Zulkifli, hasil investigasi lapangan oleh pihaknya menunjukkan bahwa beberapa pengembang perumahan di Wua-Wua tidak mematuhi prosedur penataan ruang dan pengelolaan lingkungan yang benar.
Baca Juga: RSJPDO Oputa Yi Koo Perkuat Komitmen dalam Layanan Kardiovaskular
