Apalagi zaman yang mereka hadapi saat ini, sangat berbeda dengan zaman para orang tuanya.

Seperti perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat, termasuk situasi pandemi COVID-19 yang memaksa semua pihak harus berbenah.

"Terbukti menghadapi anak-anak kita saja dalam situasi pandemi Ini luar biasa, bagaimana mendampingi mereka mengerjakan tugas-tugas sekolahnya, mendampingi mereka agar tidak larut dalam situasi sulit pandemi ini, bagaimana kita memelihara obsesi mereka mencapai cita-cita, bukan sesuatu yang mudah," ujarnya.

Belum lagi persoalan narkotika yang juga terus mengancam generasi muda, dekadensi moral akibat masuknya budaya luar. Sehingga peran semua pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi yang berkualitas, tidak melupakan identitasnya, namun bisa bersaing dengan dunia luar.

Baca Juga: Tuntut Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton, Massa Aksi Dirikan Kemah di DPRD Sultra