Baca Juga: Wali Kota Sebut Kendari Jadi Primadona Bagi Investor

Abdurrahman juga mengakui jika anggaran makan dan minum anggota DPRD Sultra memang ada. Hanya saja  ia tidak bisa menjelaskan berapa jumlah anggaran yang disediakan sekretariat dewan.

"Saya nggak tahu berapa besarannya. Silakan cek sendiri," paparnya.

Untuk diketahui, saat ini Polda Sultra tengah melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi anggaran makan minum rapat dewan untuk anggaran tahun 2020 sebesar Rp 2 Miliar.

Pasalnya, hampir seluruhnya rapat dewan digelar secara virtual akibat pandemi COVID-19. (B)