KENDARI, TELISIK.ID - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari tahun ini konsen pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kepala KPPN Kendari, Teguh Ratno mengatakan, jika di suatu daerah BLT berkurang di bandingkan tahun sebelumnya, secara otomatis sistem akan mengunci dan memblokir sesuai dengan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Blokir bisa dibuka, ketika pemerintah daerah menyampaikan alasan kenapa sih tidak disalurkan," kata Teguh.

Teguh Ratno menambahkan, ada satu desa di Konawe Selatan (Konsel) yang sudah sempat dikunci dan diblokir tapi sudah dibuka kembali.

"Kita buka blokirnya karena mereka sudah menjelaskan secara rinci kenapa tidak menyerahkan BLT ke satu desa tersebut. Penjelasannya yaitu, karena sudah menerima BLT dari pihak yang lain, dan itu disetujui oleh masyarakat melalui musyawarah per kepala desa," jelas Teguh.