Nusron beralasan, memberi kesempatan kepada MNC Group menyiarkan debat ketiga capres telah merugikan bagi stasiun televisi lain dalam menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat.  

“Kami tidak anti-MNC, kami nggak mengatakan MNC tidak netral, enggak, apalagi iNews bagus, semuanya bagus, ya kan. Namun karena ini dimiliki oleh satu grup, kami tidak bisa, menurut masalah persaingan usaha tidak bagus, kasian TV yang lain,” kilah Nusron.

Alasan lain, kata Nusron, MNC Group pemiliknya adalah Hary Tanoesoedibjo yang notabene Ketua Umum Partai Perindo, salah satu parpol pengusung capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud yang ikut berkontestasi di Pilpres 2024.

“Kebetulan pemilik MNC Group itu adalah ketua umum partai yang juga mendukung paslon tertentu. Jadi ya mohon maaf, kami terpaksa mengirim surat (kepada KPU) supaya ada pemerataan dan check and balance,” ujar Nusron.

Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sebelumnya juga menyatakan keberatan MNC Group sebagai penyelenggara tunggal debat capres ketiga. Dia memaklumi bos korporasi media tersebut adalah Hary Tanoesoedibjo. Karena itu, Cak Imin merasa khawatir stasiun televisi penyelenggara bisa independen.