Selain itu, Rahmatia tak lupa mengucapkan terima kasih sebesar - besarnya kepada pihak pengamanan, baik Polres maupun TNI serta Bawaslu sehingga proses pelaksanaan pungut hitung yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024 berjalan dengan sukses aman dan lancar tanpa ada hambatan.
"Alhamdulillah semua ini terangkum, sehingga pada hari ini merupakan awal KPU akan melaksanakan rapat pleno untuk kawan-kawan peserta pemilu untuk menjadi barang bukti atau kekuatan hukum untuk perolehan kursi, baik itu partai politik maupun kawan-kawan yang menjadi peserta pada 14 Februari tahun 2024," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, tak bisa dipungkiri dalam proses pemilihan umum di Kabupaten Buton terdapat dinamika. Tentunya yang sedang berjalan dan telah dilalui maupun yang masih berproses di Bawaslu.
"Nah, kami sempat mendapatkan satu PSU yaitu di Kecamatan Kapontori tepatnya di Desa Waondo Wolio, dan itu alhamdulillah telah kami laksanakan sesuai dengan perintah undang-undang. Jadi semua rekapan suara yang di Waondo Wolio yang telah mengikuti PSU itu telah masuk di dalam gudang KPU," tambahnya.
Ia berharap rapat pleno yang berlangsung selama empat hari ini, semua saksi dari 16 Parpol mengikuti proses rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota dari awal hingga akhir. Sehingga jika ada hal-hal yang dianggap keliru atau salah yang perlu dikoreksi, di sini tempatnya memberikan masukan kepada KPU.
