Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Buton, Maman, meyakinkan bahwa pihaknya telah mengawasi jalannya kampanye Pilkada 2024 dengan ketat. “Alhamdulillah, hingga masa akhir kampanye, Bawaslu belum menerima laporan pelanggaran apapun,” katanya.

Namun, Maman mengingatkan kepada penyelenggara pemilu/pilkada untuk tetap waspada dan teliti dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya PSU.

Diskusi pengawalan penyaluran logistik Pilkada 2024 juga dihadiri perwakilan dari Polres Buton, Kodim 1413 Buton, dan Dinas Kesehatan Buton.

“Kami mendapat bantuan 40 personel dari Polda Sulawesi Tenggara untuk mengawal Pilkada (2024) ini,” ungkap AKP Baharuddin, mewakili Kapolres Buton, sambil menyatakan kesiapan untuk mengawal logistik hingga ke TPS.

Pengawalan dan penyaluran logistik ini juga melibatkan personel dari TNI. Pihak Kodim 1413 Buton memastikan bahwa mereka akan memprioritaskan TPS yang memiliki kerawanan tinggi.