KENDARI, TELISIK.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai menghadapi beban berlipat ganda dalam melaksanakan Pilkada Serentak tahun 2020.
Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini menuturkan, KPU harus mengombinasikan pelayanan hak pilih dengan proteksi atas kesehatan dan keselamatan masyarakat untuk mewaspadai penyebaran COVID-19.
Lanjut ia, KPU juga harus menyiapkan matang protokol kesehatan untuk pemilih positif COVID-19. Hal ini merupakan konsekuensi KPU menyelenggarakan Pilkada 2020 di tengah pandemi.
Titi menyarankan KPU fokus menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi petugas di lapangan. Penyelenggara harus mengakomodasi hak konstitusi warga tanpa membahayakan petugas.
Selain itu, sosialisasi Pilkada 2020 di tengah pandemi harus masif. Utamanya, ihwal teknis pemungutan suara.
