KONAWE, TELISIK.ID - KPU Kabupaten Konawe tengah diterpa isu miring baru-baru ini, terkait proses perekrutan badan ad hoc di tingkat desa/kelurahan panitia pemungutan suara (PPS).

Tak tanggung-tanggung dalam proses seleksi PPS ini KPU Konawe dituding melakukan pungutan liar (pungli) sebagaimana komentar dua pemilik akun di media sosial FB KPU Konawe.

Dalam cuitannya ia mengaku sempat dimintai uang oleh oknum yang kabarnya akan membantunya untuk terpilih menjadi PPS. Ironisnya, komentar miring di kolom media sosial KPU Konawe itu pun dijadikan bahan tulisan berita oleh sejumlah media belakangan ini.

Ketua KPU Konawe Muhammad Azwar menegaskan, isu pungli itu tidak benar dan itu hanya komentar orang-orang yang merasa tidak puas dengan hasil seleksi kemarin.

“Wajar saja kalau ada yang tidak puas atas hasil seleksi yang kami lakukan baru-baru ini," ujarnya.