“Untuk itu, pentingnya sebagai masyarakat untuk menjadi pemilih yang aktif, sehingga mampu melahirkan pemimpin yang sesuai dengan yang diharapkan, bukan karena terlibat politik praktis,” ujarnya.
Rosmawati menyebut beberapa indikator yang bisa digunakan untuk menilai kualitas pilkada. Antara lain adalah penyelenggara yang adil, tingginya partisipasi pemilih serta cerdas dalam menggunakan hak pilih, dan demokratisasi internal partai.
Selain itu, kata Rosmawati, terpilihnya pemimpin yang bertanggung jawab, dan terpilihnya pemimpin yang mendorong pemerintahan yang bersih. (B)
Penulis: Putri Wulandari
Editor: Mustaqim
