a. kepengurusan partai politik pada tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan;

b. perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota;

c. keanggotaan partai politik; dan

d. domisili kantor tetap untuk kepengurusan partai politik pada tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

(3) Pemutakhiran data partai politik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan setelah tahapan penetapan partai politik calon peserta pemilu.