"Konsolidasi ini bagian pengingat kita semua termasuk di jajaran PPK yang belum punya grup dengan peserta pemilu agar bisa konsolidasi kalau ada aturan baru kalau ada informasi dari provinsi maupun kabupaten segera dikirim. Kalau belum ada sampai sekarang segera buat dan kalau sudah ada manfaatkan media grup-grup WA itu untuk mempercepat konsolidasi dengan semua pihak," katanya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto berharap konsolidasi daerah untuk kesiapan Pilkada serentak tahun 2024, dapat terselenggara dengan baik, jujur, adil dan kondusif sebagai prasyarat pembangunan nasional.

"Tentu kita menyatukan hati dan pikiran, meneguhkan komitmen masing-masing, kita bisa merefleksikan kembali apa yang harus kita kerjakan di sisa waktu. Esensinya adalah kita siapkan jelang, pada saat, sampai dengan pasca Pilkada 2024," ungkapnya.

Baca Juga: KPU Pastikan Kesiapan Logistik Pilkada Telah Diproses, Prioritaskan Daerah Terjauh

Ia menyebut, jika pilkada di Sulawesi Tenggara tahun 2024 ini berjalan lancar, maka pada 7 Februari 2025 sudah memiliki pemimpin definitif baik gubernur, bupati dan wali kota beserta wakilnya.