Karena itu, Ilham memandang tersebarnya NIK dari situs resmi KPU bukan merupakan suatu kebocoran data.
Baca juga: Ternyata Kecepatan Download Internet Indonesia Paling Rendah se-ASEAN
Baca juga: Pembobolan Aplikasi PeduliLindungi Tuai Sorotan, Ini Kata Pakar Telematika
"Saya kira tidak ya. Karena itu KPU bagian dari tugas kami untuk melakukan, setelah bertanya kepada pasangan calon apakah itu ingin dipublikasikan atau tidak," kata Ilham.
Sebelumnya, sertifikat vaksin yang diduga milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di media sosial (medsos). Sertifikat tersebut memuat nama beserta Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang nomor satu di Indonesia itu.
