“(Debat) Pilpres bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira enggak perlu. Enggak, enggak baik, tidak mengedukasi,” ujar Jokowi, Senin (8/1/2024).
Jokowi tak mempersoalkan saling serang dalam debat sepanjang menyangkut kebijakan, visi, dan misi masing-masing capres-cawapres. Dia lalu meminta debat diformat secara lebih baik lagi.
“Debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu sehingga (berlangsung) hidup. Saling menyerang enggak apa-apa tapi (soal) kebijakan, policy, visinya yang diserang,” harapnya.
Sehari kemudian, Selasa (9/1/2024), Jokowi kembali mengomentari pernyataannya ini terkait pelaksanaan debat ketiga. Dia mengatakan, komentarnya tersebut tidak khusus hanya ditujukan untuk capres tertentu.
“Saya berbicara untuk ketiga calon dan untuk perbaikan-perbaikan ke depan, juga untuk instrospeksi kita semuanya. Untuk evaluasi kita semuanya. Saya tidak berbicara (untuk) satu calon atau dua calon,” ujar Jokowi di Jakarta, Selasa (9/1/2024).
