Selain itu, abu ampas tebu ini banyak mengandung senyawa silika (SiO2) yang dapat bereaksi dengan Ca(OH)2 yang dihasilkan dari reaksi pencampuran semen dan air.

"Sehingga dapat menghasilkan zat perekat seperti semen," kata Rania, yang menambahkan melalui karya itu berhasil meraih dana penelitian dari Fakultas MIPA UNY.

Baca juga: Tunggu Hasil Swab Follow Up, Muna Persiapan New Normal

Persentase kandungan senyawa di dalam abu ampas tebu sebelum dilakukan pembakaran adalah 53% SiO2 , 4,3% Al2O3, 7,5?2O3, 6,6?O, dan 28,6 % lain-lain.

Sedangkan setelah dilakukan pembakaran abu ampas tebu pada suhu 600° C selama dua jam, didapatkan hasil bahwa abu ampas tebu mengandung 71% SiO2, 2,5% Al2O3,  8,2?2O3, 3,6?O dan 14,7% lain-lain.