Cara membuatnya, pertama kali ampas tebu dibakar, lalu mencampur abu ampas tebu dan tanah liat dengan perbandingan 0%, 5%, 10%, dan 15%.

Cetak adonan tanah liat dan abu ampas tebu dengan cetakan segienam. Bata lalu dibakar selama 1-2 hari, dinginkan dan batu bata siap diuji.

Hasil uji batu bata segienam di Laboratorium Bahan Bangunan Fakultas Teknik dan Laboratorium FMIPA UNY menunjukkan bahwa, kadar abu ampas tebu pada batu bata segienam yang paling optimal sebesar 5%.

Oleh karena mempunyai kuat tekan tertinggi dan beban maksimal, yaitu sebesar 3,43 MPa dan 22,69 N. Selain itu, porositas dan daya serap air batu bata segienam dengan kadar abu ampas tebu 5% juga relatif sama dengan batu bata segienam dengan kadar abu ampas tebu 0%, yaitu sebesar 37,80?n 18,78%.

Kadar abu ampas tebu 5% dipilih karena pada bata kuat tekan merupakan unsur utama yang menentukan kelayakan bata tersebut sebagai material bahan bangunan.