Hadi menambahkan, KRI Nanggala dinyatakan tenggelam, tim satgas SAR telah mengerahkan seluruh kemampuan sejak Sabtu 24 April 2021 malam untuk memastikan keberadaan KRI Nanggala.

Baca Juga: Kepala BIN Papua Tewas Ditembak KKB di Beoga

Kemudian KRI Rigel melakukan pemindaian secara lebih akurat di lokasi menggunakan magnetometer. Sehingga dapat menghasilkan citra bawah air yang lebih detail.

Diketahui, setelah empat hari pencarian intensif, kemarin Sabtu 24 April 2021 sejumlah benda berhasil ditemukan di dekat lokasi tumpahan minyak.

Diantaranya pelurus torpedo, pipa pendingin dengan tulisan Korea Selatan, alas yang dipakai oleh ABK untuk beribadah, solar hingga pelumasan untuk naik turun periskop kapal selam.