Bantuan logistik kesehatan berupa konsentrator oksigen, tabung oksigen, dan masker dimobilisasi ke wilayah terdampak. Kemenkes turut memantau penyakit ISPA, pneumonia, asma, serta iritasi mata dan kulit, termasuk memastikan ketersediaan stok obat di fasilitas kesehatan.
"Tentunya ini berakibat terhadap risiko kesehatan, karena kita tahu asap kebakaran hutan dan lahan mengandung partikel halus, yaitu PM 2.5, serta karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan senyawa organik beracun yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti ISPA," kata Then.
Kemenkes juga berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh di wilayah terdampak. Jumlah kasus ISPA kini lebih dari dua kali lipat dibandingkan 113.336 kasus yang tercatat per 9 September 2026, menandakan beban kesehatan masih terus menanjak.
Asap Melintasi Batas Negara
Krisis asap telah melampaui batas Indonesia. Kadar PM2.5 per jam di Singapura mencapai 284 mikrogram per meter kubik di wilayah barat pulau itu pada 14 Oktober, masuk kategori "sangat tinggi" Badan Lingkungan Nasional Singapura untuk pertama kalinya tahun ini, menurut laporan Reuters.
Sekolah-sekolah di Indonesia, Timor Leste, dan sejumlah negara bagian Malaysia terpaksa ditutup akibat kabut asap. Data Fire Emissions Watch, portal yang dikembangkan layanan pemantau iklim Copernicus Uni Eropa, menunjukkan emisi kebakaran Indonesia tertinggi di dunia selama sebulan terakhir.
