Krisis pangan di Afghanistan bahkan dikatakan sudah dalam skala lebih besar daripada yang dihadapi Yaman atau Suriah. Situasi ini juga lebih buruk daripada keadaan darurat kerawanan pangan di Republik Demokratik Kongo.
Baca Juga: Indonesia Jadi Presidensi G20, Para Pemimpin Dunia Bakal ke Bali 2022
Baca Juga: Ternyata Keluarga Paling Kaya di Asia dari India, Indonesia Urutan 4
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh WFP dan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), satu dari dua warga Afghanistan menghadapi "krisis" Fase 3 atau Fase 4 "darurat" kekurangan pangan. Fase 4 adalah satu langkah di bawah kelaparan dan Afghanistan diperkirakan akan menghadapi musim dingin terburuk dalam satu dekade terakhir.
Krisis pangan terjadi pasca Taliban meruntuhkan pemerintahan Afghanistan pada Agustus. Kelompok itu kemudian membuat pemerintahan sementara dan bersumpah untuk memulihkan stabilitas negara.
