JAKARTA, TELISIK.ID - Ciri penceramah radikal yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), tuai sorotan.

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan mengkritik ciri penceramah radikal dari BNPT tersebut yang disebut lima poin.

Dimana, kata Amirsyah, penyampaian yang dilakukan BNPT tersebut merupakan langkah blunder.

Kritik itu disampaikan Amirsyah dalam keterangan tertulis berjudul 'Blunder Kriteria Radikal Ala BNPT' dikutip dari detik.com, Selasa (8/3/2022).

Amirsyah mengkritik satu per satu dari lima kriteria yang disampaikan BNPT.