"Apa yang salah dari pernyataan itu, dimana letak statment Nur Alam mencederai orang Sulawesi Tenggara, atau tidak simpatik kalau menurut beliau faktanya memang demikian," bebernya.

Lebih jauh dikatakan, harusnya para kader justru harus berterima kasih terhadap kritik Nur Alam. Pasalnya, apa yang disampaikan itu menjadi bahan masukan atas kemungkinan kendala kita selaku tuan rumah, sehingga DPW PAN dan seluruh jajaran DPD PAN se-Sultra segera berbenah dan mematangkan diri selaku tuan rumah.

"Akan lebih elegan kiranya setelah ditunjuknya Sultra selaku tuan rumah Konggres ke V PAN di Kendari, ARS dan jajaran pengurus DPW PAN datang soan ke mantan Ketua DPW PAN sebelumnya yakni saudaraku Nur Alam dan Umar Samiun untuk minta masukan dan dukungan atas hajatan dimaksud. Budaya ini sangat baik dan akan memperkuat konsolidasi pengurus serta simpati masyarakat terhadap partai," nilainya.

Ia melanjutkan, gaya kepemimpinan ARS selaku Ketua DPW PAN yang dilihat anti kritik ini justru sangat berbahaya terhadap kekuatan konsolidasi dan akan menggerus suara PAN pada kontestasi politik di Sultra, karena pengurus dan masyarakat pendukung PAN akan terbelah.

Baca Juga: Menjaga Cinta Keberagaman di Hari Raya Imlek