JAYAPURA, TELISIK.ID - Kerusuhan tak terhindarkan ketika ribuan massa yang menanti kedatangan jenazah mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe di Bandara Sentani, Jayapura.

Warga menolak jenazah dibawa ke lokasi persemayaman dan pemakaman dengan menggunakan mobil, mereka ingin agar jenazah diarak ke Sekolah Teologia Atas Injili (STAKIN) di Sentani untuk menghormati jasa mantan gubernur dua periode itu.

Kapolresta Jayapura, Kombes Victor D. Mackbon mengklaim, kericuhan tersebut berawal dari provokasi yang dilakukan sejumlah pihak. Menurutnya, mereka melemparkan sejumlah benda ke arah petugas.

Akibat peristiwa itu, Victor menyebut Penjabat (Pj) Gubernur Papua, M Ridwan Rumasukun mengalami luka di bagian kepala akibat terkena lemparan batu.

Baca Juga: Termasuk Sulawesi Tenggara, BMKG Catat Gempa Terbanyak di Indonesia Sepanjang 2023, Terbaru Gempa di Cipatujah Tasikmalaya