Korban lalu dipegang tangan dan kakinya oleh AD. Sementara BA berperan melepas pakaian korban dan DE menyetubuhi korban secara bergantian.

"Setelah itu korban diantar pulang oleh BA dan DW menggunakan motor sampai di depan lorong rumah korban," ungkapnya.

Kadek mengungkapkan, aksi tak senonoh tersebut kembali terjadi pada Senin (2/1/2023). Korban dijemput teman perempuannya berinisial RA dengan alasan hendak nongkrong di deker serta untuk mengakses WiFi.

"Sekitar pukul 18.30 Wita, RA mengajak korban ke sebuah rumah kebun, korban menolak tapi RA tetap memaksa," ujarnya.

Setibanya mereka di dekat rumah kebun tersebut, korban melihat terduga pelaku DW (16), SA (14), BD (15), AD (13), OK, dan HE (14).