Korban kemudian ditarik oleh OK dan HE ke dalam rumah kebun tersebut hingga terjadi pemerkosaan secara bergilir oleh 5 terduga pelaku.

"Saat korban ditarik ke rumah kebun itu, RA hanya berdiam diri dan tidak menolong korban," bebernya.

Usai kejadian nahas itu, korban dan RA pulang ke rumah mereka masing-masing. Korban yang bertemu orang tuanya tak berani membeberkan kejadian yang baru saja menimpanya.

Baca Juga: Ketua JMSI Sulawesi Tenggara Kutuk Penembakan Waketum Rahimandani

"Ketahuan saat di sekolah kepala sekolah melihat bercak darah di rok korban dan melapor kepada orang tuanya," ungkapnya.