Kemudian Hasna mencoba mendatangi rumah korban dan bertemu suami korban, namun pintu tidak dibuka.
“Mas ini ada apa? kenapa? Kemudian dijawab sudah mbak. Tidak apa-apa. Saya bilang saya samau dengar suaranya korban,” ujar Hasna.
Setelah suara terhenti, banyak tetangga yang datang dan mendengar karena teriakan histeris tersebut.
Sabtu siang, sekitar jam 10.00 Wita, Hasna mendengar teriakan lagi, meski tidak sekeras sebelumnya.
“Saat saya bersih-bersih warungku dan mau buang kotoran saya dengar teriakan lagi, tapi tidak terlalu keras seperti tadi pagi, akhirnya saya tidak terlalu peduli,” ucapnya.
