"Harus dikembangkan lagi supaya alat dan handphone bisa tetap terhubung walau tanpa jaringan internet," ungkapnya.

Baca Juga: Pj Bupati Kolaka Utara dan Buton Dilantik, Awak Media Dilarang Masuk

Seorang warga, Herman (35) yang ikut menyaksikan hasil penelitian itu mengapresiasi hasil penelitian para peneliti muda ini. Ia mengungkapkan, penelitian mereka setara dengan penelitian mahasiswa, bahkan bisa jadi mahasiswa sendiri tidak terpikirkan untuk membuat alat tersebut.

"Tidak bisa saya bayangkan sebenarnya. Mereka ini masih MTS tapi sudah memikirkan untuk membuat alat ini itu luar biasa," kata dia.

Kompetisi KSM dan Myres, lanjutnya, memberikan platform kepada para peneliti muda dari berbagai madrasah  untuk memamerkan hasil penelitian mereka, berbagi pengetahuan, dan mempromosikan inovasi dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.