Terkait armada kapal, Rahman memastikan bahwa tidak ada penambahan armada baru untuk angkutan Nataru periode ini. Armada yang akan beroperasi terdiri dari kapal-kapal yang sudah ada, dengan masing-masing terminal memiliki jumlah kapal yang berbeda.
“Untuk Terminal Ferry ada 11 kapal yang siap melayani penumpang. Di Pelabuhan Nusantara terdapat 4 kapal, di Pangkalan Perahu ada 7 kapal, dan di Bungkutoko ada 2 kapal Pelni. Selain itu, Sabuk Nusantara juga akan mengoperasikan 4 hingga 5 kapal untuk mendukung kelancaran transportasi laut,” ungkap Rahman.
KSOP Kelas II Kendari terus berkoordinasi dengan PT Pelindo dalam upaya pembinaan pelabuhan, agar proses pelayanan di pelabuhan dapat berjalan lebih efisien dan aman.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KSOP Kelas II Kendari berharap angkutan Nataru 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh penumpang yang akan menggunakan jasa transportasi laut.
