1. Semula direncanakan sebesar Rp 4,9 triliun, berubah menjadi Rp 5,3 triliun. Bertambah Rp 403 miliar atau naik 8,2 persen.

2. Belanja operasi semula direncanakan sebesar Rp 2,8 triliun, berubah menjadi Rp 3,1 triliun. Naik sebesar 9,7 persen.

3. Belanja hibah naik 120 persen.

4. Belanja bansos naik 1,5 persen.

5. Belanja modal semula Rp 1,3 triliun, berubah menjadi Rp 1,4 triliun, naik 7,3 persen.