PARIS, TELISIK.ID – Ketika upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 pada Jumat malam lalu atau Sabtu (27/7/2024) dinihari WIB, kuali utama yang diangkat oleh balon, perlahan naik di Taman Tuileries. Cahaya hangat dari "api" menerangi Piramida Louvre di sekitarnya dan Obelisk Place de la Concorde.

Tim penyelenggara Olimpiade Paris 2024 memamerkan desain kuali yang belum pernah terjadi sebelumnya, menunjukkan romantisme Prancis yang mendarah daging kepada dunia.

Namun, di balik kuali unik itu terdapat inovasi yang lebih besar, yakni kuali utama pertama dalam sejarah Olimpiade tanpa nyala api yang nyata. "Nyala api" yang dilihat oleh penonton sebenarnya adalah efek visual yang diciptakan oleh kombinasi aliran cahaya dan kabut air.

“Ini adalah inisiatif baru. Kami bertujuan untuk menciptakan Olimpiade yang paling ramah lingkungan dan hijau, jadi kami meninggalkan penggunaan bahan bakar fosil tradisional demi listrik, membentuk 'nyala listrik' kuali utama untuk Olimpiade ini,” kata Tony Estanguet, presiden panitia penyelenggara Olimpiade Paris 2024, dikutip dari Xinhua, Senin (29/7/2024).

Baca Juga: Olimpiade Paris 2024: Fajar/Rian Wakil Pertama Indonesia ke Fase Gugur