Sesuai rencana, dari pukul 11 pagi hingga 7 malam setiap hari, staf mengontrol kuali dengan kabel, membawanya lebih dekat ke tanah untuk dilihat dari dekat pengunjung.

Pada malam hari, kuali akan dinaikkan 60 meter di atas tanah, menciptakan kembali suasana romantis dari upacara pembukaan. Saat balon berada di udara, kabut air mengkonsumsi sekitar 3 meter kubik air per jam. Ketika lebih dekat ke tanah, konsumsinya adalah 2 meter kubik per jam.

“Melihat kuali naik, saya menahan air mata. Ketika saya pertama kali mengusulkan untuk mengangkat kuali ke udara, semua orang mengira itu adalah ide gila, tetapi pada akhirnya kami (bisa) melakukannya,” tutur Lehanneur.

Baca Juga: Olimpiade Paris 2024: Anthony Ginting dan Gregoria Mariska Tunjung Berpeluang ke 16 Besar

Balon yang digunakan untuk membawa kuali adalah bagian dari sejarah panjang penerbangan di Prancis. Ketika tahun 1783 di Paris, penerbangan pertama dalam sejarah manusia terjadi. Ilmuwan Pilatre de Rozier dan Marquis d'Arlandes terbang ke langit berdasarkan penelitian Montgolfier bersaudara.