WAKATOBI, TELISIK.ID - Kualitas sumber air di Kelurahan Tongano Timur, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, mengalami penurunan setiap tahun.
Hal tersebut diketahui berdasarkan catatan tim peneliti dari Jakarta saat datang ke lokasi mata Air Te’e Lu’o.
Dari hasil penelitian tersebut, menunjukkan kualitas air di Te’e Lu’o kian menurun karena banyak mengandung zat kapur, bahkan volume airnya juga semakin berkurang. Penyebabnya karena penebangan pohon akibat pembagunan rumah warga di lokasi tersebut.
Kejadian tersebut juga dibenarkan oleh warga yang tinggal di wilayah sekitar lokasi mata air.
"Beberapa kejadian saat keran diputar kembali lalu operator mematikan air, sering kali ditemukan air yang keruh. Dari segi kualitas layak pakai, namun tidak untuk diminum," ungkap Jamil warga Tongano Timur yang tinggal tidak jauh dari sumber air.
