Telur yang diambil dari beberapa bulu babi tersebut ditampung dalam satu wadah untuk kemudian dikukus atau dibakar. Wadah yang digunakan berasal dari cangkang bulu babi itu sendiri yang lebih keras dan tebal.

Kukure diolah dari daging bulu babi yang berwarna kuning cerah. Foto: kompas.com

 

Salah satu penjual Kukure di Pasar Ikan Wangi-Wangi, Puti menuturkan, wadah yang digunakan untuk dibakar atau dikukus harus menggunakan cangkang Lei Hotum. Salah satu jenis bulu babi yang mempunyai kulit keras dan tebal tidak mudah rusak.

"Telur bulu babi itu bisa dari jenis bulu babi manapun. Hanya wadah yang digunakan untuk dibakar itu harus pakai Lei Hotum karena cangkangnya keras," ujar Puti, Minggu (18/6/2023).

Setelah cangkang Lei Hotum dibersihkan dan durinya dirontokkan. Kemudian telur yang dikumpulkan ditampung dalam cangkang dan setelah itu dikukus atau dibakar. Tidak butuh waktu lama untuk memasaknya, 2-3 menit Kukure siap disajikan.