KENDARI, TELISIK.ID – Gadis ini terpaksa harus kuliah sambil bekerja karena tuntutan ekonomi. Tuti Agustina bekerja sebagai tenaga marketing perusahaan pengembang di Kota Kendari pada akhir 2019.
Saat itu ia hanya pekerja freelance dan cukup sulit untuk dijalani. Sebelumnya, ia bekerja membersihkan rumah ibu kos tempat tinggalnya demi bisa tinggal gratis.
Disebabkan pandemi COVID-19, ia balik ke Lampung. Setelah 6 bulan di Lampung, ia kembali ke Kendari. Namun ketika itu tugasnya membersihkan rumah ibu kos telah diambil alih oleh temannya. Ia bingung akan bekerja apa lagi untuk membiayai hidupnya.
Ternyata teman sekelasnya yang sudah menjadi pegawai tetap di perusahaan pengembang, kembali memanggilnya untuk bekerja. Ia diminta untuk berpakaian rapi dan bertemu owner perusahaan tersebut. Setelah diterima, ia diajak berkeliling lokasi perumahan dan belajar untuk memberikan penawaran kepada pembeli.
Pertama kali ia belajar siaran langsung untuk memperkenalkan sekaligus menjual perumahan milik perusahaan. Kemudian sering memposting di KJB (Kendari Jual Beli). Ternyata hasil dari kerja kerasnya itu membuahkan hasil, ada beberapa yang membeli. Seminggu masuk kerja, ia dapat meningkatkan penjualan. Yang tadinya pembeli hanya sekadar bertanya, seminggu kemudian ada yang datang ke lokasi untuk melihat-lihat perumahan.
