Andap juga mengingatkan Tim Penggerak PKK untuk memperhatikan kasus stunting di masing-masing daerah, serta melakukan intervensi untuk pencegahan stunting melalui pemberian asupan makanan bergizi serta memanfaatkan anggaran stunting yang ada dengan baik.
Baca Juga: Lomba Kuliner Khas Sultra Sebagai Bentuk Pelestarian Budaya dan Penurun Stunting
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Belli Harli Tombili menyampaikan, tujuan diadakannya lomba makanan khas daerah ini untuk melestarikan pangan lokal.
"Kita sosialisasikan untuk mengingatkan kembali bahwa kita punya kekayaan budaya khas daerah yang harus kita pertahankan. Jangan sampai kebudayaan kita malah diambil oleh negara lain dan diklaim sebagai kebudayaan mereka. Makanya kita yang memiliki kebudayaan harus melestarikan," ucap Belli.
Dia menambahkan, makanan yang dilombakan cenderung makanan yang disajikan sehari-hari di wilayah tersebut. Seperti kasuami khas Pulau Buton dan bahkan menyediakan makanan yang bahannya hanya ada di daerah tersebut.
