Senada, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyampaikan, pembukaan kembali layanan uang rupiah merupakan komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dalam menjaga dan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di wilayah Bali Nusra, termasuk di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Kapal Speedboat BPOLBF di Labuan Bajo Bebas Berlayar Tanpa Surat Izin
“Kami berkomitmen untuk pembukaan kembali layanan uang rupiah,” terang Trisno Nugroho.
Pada kesempatan yang sama, Dirut BPOLBF, Shana Fatina juga menjelaskan, pihaknya bangga kepada pelaku parekraf di Labuan Bajo menjadi garda terdepan dalam menjadikan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah dalam setiap transaksi dan sudah mulai mengurangi penerimaan pembayaran menggunakan Dolar.
“Kami sangat bangga terhadap pelaku usaha dan masyarakat Labuan Bajo, karena sebagai daerah pariwisata super prioritas sangat terdepan untuk memastikan Rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di tengah transaksi yang dilakukan wisatawan asing,” jelas Shana Fatina. (A)
