Mantan Kepala Badan Intelejen (BIN) Daerah Sulawesi Tenggara ini menjelaskan, kedatangannya ke perkampungan warga Bajo setelah mendapat sebuah video tentang kondisi jalan/jembatan di pemukiman warga yang mulai rusak.
"Saya didatangkan di sini dalam suasana berbeda dan akhirnya menggerakkan keikhlasan saya untuk melihat dan menyaksikan langsung bahwa jalan/jembatan itu sangat memprihatinkan," katanya.
Melihat kondisi itu, ASR mengaku tidak perlu jadi gubernur untuk memperbaiki jalan/jembatan milik warga kampung Bajo dan menambah fasilitas air bersih berupa penampungan.
Usai bersilaturahmi, ASR secara simbolis menyerahkan bantuan Rp 50 juta untuk perbaikan jalan/jembatan dan penampungan air.
Wakil Bupati Kolaka Jayadin yang ikut dalam rombongan meminta komitmen warga kampung Bajo untuk mendukung ASR sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara tahun 2024.
