Menurut Anies, penyediaan dan pengoperasian dua instalasi pengolahan air tersebut juga bertujuan agar warga Kepulauan Seribu mendapatkan kebutuhan dasar yakni kualitas air yang sama baiknya dengan warga DKI Jakarta kebanyakan, khususnya mereka yang berada di daratan. Sehingga perasaan keadilan hadir di seluruh wilayah Jakarta.
Baca Juga: Safari Politik Kebangsaan, Giliran NasDem Didatangi PKS
“Dua instalasi pengolahan air ini penting karena penyediaan sumber air minum di pulau dengan SWRO dan BWRO, atau pun pengolahan air limbah domestik melalui IPAL bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar yakni kualitas air yang baik untuk warga (khususnya di Kepulauan Seribu). Agar warga di darat (Jakarta) dan di laut (Kepulauan Seribu) punya kualitas hidup yang sama,” paparnya.
Anies juga mengapresiasi pengoperasian IPAL, terlebih petugas yang ada di Pulau Kelapa yang menggunakan metode indikator yang amat sederhana, namun efektif untuk memastikan air hasil pengolahan sudah memenuhi standar baku mutu dan bisa dialirkan ke laut, yakni menggunakan kolam kecil berisi ikan.
“Tadi menarik melihat cara memastikan air itu aman atau tidak sebelum dibuang yakni digunakan terlebih dahulu untuk ekosistem ikan, dan jika ikan tersebut hidup dan baik-baik saja maka air itu dapat dialirkan ke laut,” jelasnya.
