KENDARI, TELISIK.ID - Menelusuri dugaan bantuan UMKM hanya diterima oleh beberapa orang saja, DPRD Kota Kendari mendatangi Dinas Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah guna menanyakan progres dari bantuan tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Dinas Perindusteian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kendari (Disperindagkop), Alda Kesutan Lapae mengatakan, jika bantuan UMKM yang diberikan pada masyarakat melalui proses seleksi yang cukup ketat.
Bantuan terdiri dari tiga bantuan, di antaranya bantuan UMKM sebesar Rp 2 juta per-UMKM, bansos non tunai yang berasal dari Disperindag Sulawesi Tenggara sebesar Rp 2 juta dengan jumlah penerima 301 orang, serta bansos non tunai untuk rekening listrik dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 673 orang usulan dari Disperindagkop dan UKM.
Baca Juga: DPRD Ungkap Anggaran Pembangunan Jalan Konawe Selatan Capai Rp 10 Miliar di 2023
Baca Juga: Pedagang Minuman Dingin Ini Raup Untung Ratusan Ribu per Hari
